PENGALAMAN MENJADI BIARAWATI KATOLIK: Studi Kualitatif Interpretative Phenomenological Analysis

Monica Putri Purnama Sari, Imam Setyawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengeksplorasi pengalaman menjadi biarawati. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang biarawati dari kongregasi Abdi Kristus Ungaran. Karakteristik subjek adalah minimal sudah menjadi biarawati 10 tahun setelah pengucapan kaul kekal. Penelitian ini menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) karena memiliki prosedur analisis data yang sistematis dan terperinci. Prosedur yang sistematis ini akan menghasilkan hal yang mendalam terkait dengan latar belakang, pengalaman, pemikiran unik subjek yang didapatkan melalui wawancara semi terstruktur. Penelitian menghasilkan tiga tema induk utama yaitu 1. Proses awal pengenalan dan pengambilan keputusan hidup membiara; 2. Dinamika dalam kehidupan membiara; 3. Penghayatan menjalani kehidupan membiara. Pengambilan keputusan untuk menjadi biarawati berarti meninggalkan keduniawian demi mengabdi secara total kepada Tuhan. Melajang merupakan konsekuensi atas pilihan hidup membiara dan hal ini disadari penuh oleh para subjek. Dinamika kehidupan membiara yang berbeda satu dengan yang lain, bagaimana para subjek memaknai kaul (kemurnian, ketaatan dan kemiskinan) yang diucapkan saat dilantik menjadi biarawati hingga penghayatan menjadi biarawati.

Keywords


biarawati; melajang; kaul

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------------------------

Jurnal Empati

Fakultas Psikologi UNDIP

Gedung Dekanat Fakultas Psikologi

Universitas Diponegoro - psikologi@undip.ac.id


 


Creative Commons License
Empati by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats