HUBUNGAN ANTARA SELF DISCLOSURE DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI PENSIUN PADA PEGAWAI PT. PLN (PERSERO) WILAYAH SEMARANG

Chanya Paripurastu Sasongko, Harlina Nurtjahjanti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self disclosure dengan kecemasan menghadapi pensiun pada pegawai PT. PLN (Persero) Wilayah Semarang. Subjek penelitian adalah 75 pegawai yang berusia 51 hingga 55 tahun di PT. PLN (Persero) Wilayah Semarang dengan menggunakan studi populasi. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan skala psikologi model likert yaitu Skala Self Disclosure (29 aitem valid, α = .89) dan Skala Kecemasan Menghadapi Pensiun (38 aitem valid, α = .92). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi self disclosure dengan kecemasan menghadapi pensiun sebesar rxy = -.51 (p < .001). Nilai korelasi tersebut menunjukkan arah hubungan yang negatif dan signifikan antara variabel self disclosure dengan kecemasan menghadapi pensiun, artinya semakin tinggi self disclosure maka kecemasan pegawai dalam mengadapi pensiun akan semakin rendah. Self disclosure memberikan sumbangan efektif sebesar 26% pada kecemasan menghadapi pensiun, sedangkan sisanya 74% ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

Keywords


kecemasan menghadapi pensiun; self disclosure; pegawai

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------------------------

Jurnal Empati

Fakultas Psikologi UNDIP

Gedung Dekanat Fakultas Psikologi

Universitas Diponegoro - psikologi@undip.ac.id


 


Creative Commons License
Empati by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats