USULAN PERBAIKAN METODE SET UP MESIN DOUBLE SAWING (BALESTRINI 1) PADA CHAIR MACHINERY DEPARTMENT MENGGUNAKAN METODE SMED (Studi Kasus di PT. Maithland Smith Indonesia)

Raditya Armanda, Sri Hartini

Abstract


PT. Maithland Smith Indonesia (PT. MSI) merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang  mebel, produknya antara lain seperti kursi, meja, lemari, tempat tidur, cermin, dll. PT. MSI memiliki permasalahan Low Productivity pada Chair machinery yaitu hanya sebesar 35,48%. Salah satu penyebabnya adalah waktu set up yang lama terjadi di chair department dan tingginya waktu set up menunjukkan terdapat aktivitas-aktivitas  yang tidak efisien.

Untuk mereduksi waktu set up, penelitian ini menggunakan metode SMED (Single-Minute Exchange of Die). Dari penerapan Metode SMED dapat mengeliminasi 22 aktivitas, mereduksi 22 aktivitas dan dapat mengkonversi 3 aktivitas set up internal menjadi eksternal. yang dilakukan dengan merancang jig yang lebih fleksibel dan layout serta memberikan usulan perbaikan  pada tool box.

Penelitian ini mampu mereduksi  waktu set up sebesar 34,83%. Kemudian penghitungan juga dilakukan menggunakan metode MOST dan didapatkan dengan penerapan metode SMED dapat mereduksi waktu set up sebesar 31,19%

 

Abstract

PT. Maithland Smith Indonesia (PT. MSI) is a company engaged in the furniture manufacturing, among other products such as chairs, tables, cabinets, beds, mirrors, etc.  PT. MSI has a problem in Low Productivity Chair of machinery that is about 35.48%. One reason is the long setup time occurred in chair department and the high setup time indicates that there are activities do not work efficiently.

To reduce set up time, these research using the SMED method (Single-Minute Exchange of Die). Through applying  SMED method, it could eliminate 22 activities, reducing 22 activities and  convert 3  internal  set-up activities into external set-up activities that carried out by designing a more flexible jigs and layout as well as provide suggestions on improvement tool box.

The research could alleviate set up time about 34.83%. The calculation also performed by using the MOST method and obtained by the application of SMED method it could reduce about 31.19% of set up time.

 


Keywords


Diagram Fishbone, Waktu Set up; Metode SMED; Metode MOST; Desain

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Industri

Fakultas Teknik - Universitas Diponegoro

Jl. Prof. Soedarto, SH Tembalang Semarang 50239

Telp / Fax : (024) 7460052

Email : i_engineering@ymail.com