PENGAMATAN KEBERADAAN JENTIK Aedes sp PADA TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN DAN PSN DBD DI KELURAHAN KETAPANG (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Dua)

Robby Indra Wahyudi, Praba Ginanjar, SKM, M.Biomed, Lintang Dian Saraswati, SKM, M.Epid

Abstract


Kelurahan Ketapang berstatus endemis DBD dengan ABJ 86,30% di bawah target program DBD (≥95%). Penelitian ini bertujuan mengamati keberadaan jentik Aedes sp pada tempat perkembangbiakan dengan metode visual berdasarkan jenis, letak, bahan, ukuran, kebersihan air, keadaan tutup, warna dan wawancara kepada kepala rumah tangga mengenai kegiatan PSN DBD. Populasi penelitian 5.274 KK tersebar di 8 RW dan 51 RT, dengan sampel 177 KK, yang diambil secara simple random samping. Hasil penelitian diketahui jenis perkembangbiakan terbanyak adalah drum/tandon (37,2%), sedangkan jentik positif terbanyak (48,8%) ban bekas. Letak di dalam rumah terbanyak (65,2%) sedangkan, jentik positif terbanyak (11,6%) di luar rumah. Bahan plastik terbanyak (70,9%), sedangkan positif jentik terbanyak (48,8%) bahan karet. Berukuran kecil terbanyak (53,5%), sedangkan positif jentik terbanyak (12,6%) ukuran besar. Dasar wadah tidak terdapat endapan terbanyak (68,4%), sedangkan positif jentik terbanyak (27,7%) yang terdapat endapan. Keadaan terbuka terbanyak (67,5%), dan positif jentik (12,9%). Warna biru terbanyak (34,4%), sedangkan jentik positif (25,0%) berwarna hitam. Kegiatan PSN DBD (65,1%) masih kategori kurang. Indeks larva HI=29,9%, CI=8,7%, BI=70,1%, ABJ= 70,1% dan DF= 4,7. Disarankan agar kegiatan penyuluhan dan motivasi tentang PSN DBD melalui jalur komunikasi dan informasi kepada masyarakat, perlu ditingkatkan.


Keywords


Keberadaan jentik, Aedes sp, PSN DBD

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Jl. Prof. Sudharto, Tembalang Semarang