KONDISI PERAIRAN BERDASARKAN BIOINDIKATOR MAKROBENTOS DI SUNGAI SEKETAK TEMBALANG KOTA SEMARANG

Lintang Kawuri

Abstract


Sungai Seketak merupakan sungai yang bagian hulunya berada di wilayah Tembalang yaitu daerah yang sebelumnya berupa daerah terbuka untuk resapan air tetapi kini berubah fungsi menjadi daerah kampus dan permukiman. Perubahan fungsi tersebut diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat akan sarana dan prasarana, salah satunya adalah kebutuhan air. Untuk itu, rencana pembuatan waduk Diponegoro dengan membendung Sungai Seketak dianggap sebagai salah satu upaya konservasi air dan pengendalian daya rusak air. Kelompok makrobentos merupakan kelompok hewan yang relatif menetap di dasar perairan dan sering digunakan sebagai petunjuk biologis (indikator) kualitas perairan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli 2012 di Sungai Seketak Tembalang yang bertujuan untuk mengetahui kondisi perairan pada stasiun I, II, dan III Sungai Seketak dan mengetahui kelimpahan, keanekaragaman, serta keseragaman makrobentos di sungai Seketak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, yaitu metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi dari sebagian populasi yang dianggap dapat mewakili populasi tertentu. Hasil penelitian pada Stasiun I diperoleh nilai kelimpahan individu sebesar 589 ind./m2, indeks keanekaragaman jenis sebesar 1,14, dan indeks keseragaman sebesar 0,45; Stasiun II diperoleh nilai kelimpahan individu sebesar 273 ind./m2, indeks keanekaragaman jenis sebesar 0,83, dan indeks keseragaman sebesar 0,40; Stasiun III diperoleh nilai kelimpahan individu sebesar 319 ind./m2, indeks keanekaragaman jenis sebesar 1,01, dan indeks keseragaman sebesar 0,57 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perairan pada stasiun I dan III Sungai Seketak dalam kategori tercemar sedang hingga berat dan pada stasiun II dalam kategori tercemar berat.
Kata kunci: Kondisi perairan, Sungai Seketak, Makrobentos
Abstract
Seketak River is a river in the upstream region at Tembalang. The area which was previously an open area for water absorption, has changed into the campus and residential areas. As a result, community needs for facilities, especially water, increased. Therefore, blocking the Seketak river to built Diponegoro reservoirs was planned as an effort to conserve water and to control the destruction by water force. Macrobenthos group is a group of animals that are relatively settled in the bottom waters and often used as biological indicator of water quality. The research were implemented on June-July 2012. The purpose of this study were determine the waters condition of the Station I, II, and III seketak river based on macrobenthos and find out the abundance, diversity, and uniformity of macrobenthos at Seketak River. The research were determined by survey method to collect information from representated population. The results of this research on the station I obtained individuals abundance value was 589 ind./m2, diversity index was 1,14, and uniformity index is 0,45; Station II individual values obtained individuals abundance value was 273 ind./m2, diversity index was 0,83, and uniformity index was 0,40; Station III obtained individuals abundance value was 319 ind./m2, diversity index was 1,01, and uniformity index was 0,57. The results of this research indicated that the water condition of the Station I and III was in the medium to heavily polluted category and water condition of the Station II was in the heavily polluted category.
Key Words: Water Conditions, Seketak River, Macrobenthos

Full Text:

full text pdf

Refbacks

  • There are currently no refbacks.